Tulang Kaki Diduga Milik Monster Bigfoot Ditemukan di Massachusetts

    Tuesday, April 23, 2013
    Tulang Kaki Diduga Milik Monster Bigfoot Ditemukan di Massachusetts
    Lakeville - Hutan di Massachusetts, AS memang penuh misteri di mata para traveler. Bulan lalu sebuah tulang kaki raksasa ditemukan di sana. Diduga ini adalah tulang kaki monster Bigfoot. Benarkah?

    Keberadaan monster atau binatang raksasa Bigfoot masih jadi tanda tanya sampai saat ini. Di tengah misteri tersebut, sebuah kaki berukuran besar, dengan lima jari dan membusuk ditemukan di hutan Massachusetts oleh dua orang anak laki-laki.

    Dugaan kaki tersebut miliki Bigfoot muncul melihat ukurannya yang cukup besar. Meski banyak yang menduga ini kaki monster tersebut, para ahli medis mengatakan masih perlu ada identifikasi, untuk mengetahui kebenarannya.

    Dilansir dari Mirror, Senin (22/4/2013), kepala polisi setempat, Frank Alvilhiera mengatakan mungkin bisa jadi ini adalah salah satu kaki beruang. Meski begitu ia belum bisa memastikan sampai ada keterangan resmi.

    "Ini akan memakan waktu sebelum kita mendengar hasil resmi," katanya.

    Bigfoot juga dikenal sebagai Sasquatch atau manusia salju yang mengerikan. Ini adalah sebuah nama yang diberikan kepada makhluk penghuni hutan-hutan Amerika Utara.

    Meskipun kehadirannya masih jadi misteri, Bigfoot menjadi kisah yang selalu menemani para wisatawan yang bertualang ke alam liar di Amerika Utara. Tahun lalu berita Bigfoot juga hadir, tapi di hutan Utah.

    Dua orang traveler, Card dan Canyon mengaku menangkap penangkapan makhluk besar, seperti Bigfoot, ketika sedang berada di hutan Utah. Semula mereka mengira ini beruang. Tapi setelah melihat dengan mata kepala sendiri, walau tak terlalu jelas, mereka yakin itu bukan beruang.

    Penemuan Fossil Mammoth Purba Oleh Anak-anak

    Friday, October 5, 2012
    mammoth
    Mammmoth Zhenya diperkirakan hidup 30.000 tahun lalu dan mati pada usia 15-16 tahun.

    Seorang anak berusia 11 tahun menemukan bangkai mammoth yang dianggap paling utuh yang pernah ditemukan dalam waktu lebih dari 100 tahun belakangan.

    Bangkai mammoth itu terkubur di sebuah tebing pasir yang terkikis air di Siberia Utara, dekat Lautan Artik. Saat itu Evgeny Salinder sedang berjalan-jalan bersama anjingnya dan dia menemukan kaki ke luar dari balik pasir.

    Dia segera memberi tahu ayahnya, yang kemudian menghubungi aparat berwenang.

    Mammoth tersebut diberi nama Zhenya, yang merupakan nama panggilan Evgeny Salinder.

    Wartawan BBC di Moskow, Daniel Sanford, melaporkan para ilmuwan mengatakan bahwa terakhir kalinya fosil mammoth yang ditemukan dalam keadaan yang baik pada tahun 1901.

    Diperkirakan mammoth yang ditemukan oleh Evgeny tersebut hidup pada masa 30.000 tahun lalu dan mati ketika berusia antara 15 hingga 16 tahun.

    Sejak mati, bangkai ini terlindungi oleh es namun belakangan terbuka karena erosi air yang membuat sebagian kerangkanya rusak.

    Berbeda dengan temuan-temuan fosil mammoth setelah tahun 1901, Zhenya ditemukan bukan dalam bentuk kerangka saja tapi seluruh tubuh dengan berat mencapai sekitar setengah ton.

    Para ilmuwan mengatakan sebagian kulit, daging, lemak, serta beberapa bagian tubuhnya masih ada.
    (bbc/bbc)

    Komsomolskaya Pravda Newspaper Tabloid

    Wednesday, July 18, 2012
    Komsomolskaya Pravda (Russian: Комсомо́льская пра́вда; lit. "Komsomol Truth") is a daily Russian tabloid[1] newspaper, founded on March 13, 1925. It is published by "Izdatelsky Dom Komsomolskaya Pravda" (Komsomolskaya Pravda Publishing House).
    Contents [hide]

    1 History
    2 Editors in Chief of "Komsomolskaya Pravda"
    3 Editions
    4 See also
    5 Notes
    6 External links
    [edit]History

    Issue of Friday, May 23, 1930
    During the Soviet era, Komsomolksaya Pravda was the All-Union newspaper of the Soviet Union and an official organ of the Central Committee of the Komsomol. It was established according to the decision of the 13th Congress of the Russian Communist Party (b) and the first issue was published on May 24, 1925,[2] in an edition of 31,000 copies.
    Комсомольская правда began as the official organ of the Communist Union of Youth, or Komsomol, the youth wing of the Communist Party of the Soviet Union. As such, it targeted the same 14-28 demographic as its parent organization, focusing initially on popular science and adventure articles while teaching the values of the CPSU. During this period, it was twice awarded the Order of Red Banner of Labour, and was also the recipient of the Order of Lenin, the Order of the October Revolution, and the Order of the Patriotic War.
    Following the collapse of the Soviet Union, on 1 December 1990 the paper shifted from serving as a Komsomol mouthpiece to a Russian nationwide daily tabloid newspaper. During the 1991 August Putsch, the paper was banned by the State Committee of the State of Emergency, or "Gang of Eight," and did not publish from 19–20 August, the first time in its history that it failed to appear on schedule. Nevertheless, on 21 August, the newspaper published the entire chronicle of the coup as a historical document.
    It is currently owned by Media Partner, which in turn is owned by ECN Group, an energy company led by Grigory Berezkin, who has close links to Gazprom. The newspaper reached its highest circulation in 1990, when it sold almost 22 million daily copies.[3] It is currently the top-selling newspaper in Russia, with daily circulation ranging from 700,000 to 3.1 million.[1]
    [edit]Editors in Chief of "Komsomolskaya Pravda"

    The Editors in Chief, in reverse chronological order:
    From 1997 - Vladimir Nikolayevich Sungorkin
    1995-1997 - Vladimir Petrovich Simonov
    1988-1995 - Vladislav Aleksandrovich Fronin[4]
    1981-1988 - Genadiy Nikolayevich Seleznev
    1978-1980 - Valeriy Nikolayevich Ganichev
    1973-1978 - Lev Konstantinovich Korneshov[5]
    1965-1973 - Boris Dmitrevich Pankin
    1959-1965 - Yuriy Petrovich Voronov
    1957-1959 - Aleksei Ivanovich Adzhubey
    1950-1957 - Dmitriy Petrovich Goryunov
    1941-1948 - Borish Sergeyevich Burkov
    1937-1938 - Nikolay Aleksandrovich Mihaylov
    1932-1937 - Vladimir Mihailovich Bubekin (1904-1937. Shot.)[6]
    1925-1928 - Taras Kostrov (Aleksandr Sergeevich Martynovskiy)
    [edit]Editions

    In addition to the Russian edition of Komsomolskaya Pravda, which divided into regional editions by cities, there are other editions of the newspaper in CIS countries such as Komsomolskaya Pravda v Ukraine (Ukraine), Komsomolskaya Pravda v Belorussii (Belarus), Komsomolskaya Pravda v Moldove (Moldova). There is also a "European" edition (Komsomolskaya Pravda v Evrope) which is focused on the Russian diaspora in Germany, but can also be found in other EU countries, as well as on the Croatian Adriatic coast, catering to Russian-speaking tourists. A Baltic edition is available in Latvia, Estonia, and Finland.[7]

    Jual Kamboja Kering Dan Basah

    Pohon kamboja, khususnya kamboja berbunga putih (Plumeira alba), masih dipandang sebelah mata. Sebab, kebanyakan tanaman ini tumbuh di kuburan. Tidak jarang, orang menyebutnya sebagai bunga kuburan. Bunganya yang telah dikeringkan, lantas ditumbuk halus, banyak dipakai sebagai bahan baku wewangian, kosmetik, industri kerajinan dupa, spa, serta teh herbal. Untuk harga perkilo, kami tidak mematok harga paten dikarenakan harga yang tidak stabil dan berubah sewaktu-waktu. Jika anda berminat, silahkan hubungi kami atau jika anda ada di Banjarmasin, bisa datang langsung ke tempat kami.
    Dikirim oleh : Kamboja Kering, banjarmasin, 081334232727 | Kunjungi Website

    Dijual Rumah ada sarang Walet-Tulungagung

    Dijual Rumah Murah ada sarang Walet lengkap Dengan Instalasi Speaker, lb 90m2 sarang walet 3x7m diatas ada kolam, rumah monyet untuk walet 2x2m. Harga 175juta tanpa perantara Bila ada yang berminat langsung hubungi kami
    Dikirim oleh : Rumah Murah, Bangoan kedungwaru Tulungagung, 081351015777 | Kunjungi Website